Kali ini saya sengaja tidak berbicara soal bisnis atau making money. Saya ada kerinduan untuk berbicara topik lain karena pada dasarnya blog ini bukanlah semata-mata “blog matre” melainkan adalah bagian dari curahan hati pemiliknya. Kalau masalah rejeki itu sudah ada yang mengatur, jadi tenang saja deh.
Sabtu malam Minggu adalah hari yang panjang, terutama bagi kaum muda. Saya juga termasuk masih muda lho, baru 22 tahun. saat itu saya merasakan kesepian yang luar biasa, padahal semua yang saya butuhkan seperti koneksi internet ada di sekelilingku, hampir setiap hari waktu kuhabiskan untuk bermain Travian hingga lupa waktu. Banyak job review menunggu untuk dikerjakan. Tapi rasanya aku kesepian. Sebenarnya ada sih anak dan istri, tapi mereka saja tinggal di tempat yang jauh. Anak di Tangerang, istri di Depok, sedangkan aku di Semarang. Kalau sudah ingat soal ini, akhirnya terpikir olehku untuk “selingkuh” dengan seseorang. Aku mulai SMS satu-satu teman cewekku yang kira-kira ada waktu luang. Pertama, mo SMS partner cosplayku, si buntelan dorayaki Ritchuu. Ternyata nomor HP nya ganti karena hilang. Selanjutnya “adik” byang paling kusayang, Suiren. Tapi ternyata dia pulang ke Jepara. Wah, kayaknya kok dah ga ada lagi cewek di dunia ini, yang tersisa cuma asistenku yang paling setia, Orica. Sepertinya dia memang sudah tahu kalau aku akan datang ke kediamannya.
“Asiiiik, pasti mau ngajak makan nih!!!” Kata Orica.
“Diam. Ni aku cuma pengen temen buat keluar malam ini. Temani aku malam ini, ada sesuatu yang harus kita bicarakan” Jawabku.
Karena dia sudah bilang “makan-makan”, ga da salahnya aku turuti maunya sebagai penghargaan atas kesetiaannya selama ini. Lagipula aku sudah lama tidak makan bersama dengan cewek sejak kejadian Mir, dimana aku diploroti habis-habisan oleh seorang cewek matre. Yah, aku punya kenangan buruk yang membuatku tidak ingin pacaran lagi meski dengan istri sendiri (terlalu dingin, brrr…). Setelah kejadian itu, Orica hadir dan mengisi hari-hariku. meskipun kami tidak pacaran, tapi hubungan pertemanan kami sangat erat.
Malam itu kamipun kebablasan… Ups, jangan berpikir yang aneh-aneh dulu pada kata “kebablasan” tadi. Maksudku tuh kebablasan belanja. Bermodalkan kartu Payoneer yang baru terisi dollar, aku biarkan saja Orica tunjuk sana tunjuk sini ke barang yang ingin dibelinya. Mulanya dia sih ga enak, tapi akhirnya dia mau juga menerima tawaranku untuk belanja apa saja yang dia suka.
“Tidak masalah, semua ini bisa dibayar hanya dengan sekali gesek”. Ucapku dengan santai.
Setelah puas berbelanja, ujung-ujungnya kami makan di Pizza Hut. Jarang-jangan bisa makan enak seperti ini. Disinilah aku membahas “talk topics” yang akan dibicarakan (mirip kayak game Ar Tonelico aja).
“Sorry, aku ga bisa berbuat banyak saat kamu mengalami kecelakaan”. Orica says.
“Tidak masalah. Aku sudah sehat, ga da yang perlu dipikirkan.” Jawabku.
“Oh ya, gimana hubunganmu dengan “istri” mu?” Orica says..
“Masih sama seperti saat kami bertemu pertama kali. Dia masih terjebak dalam dunianya. Bahkan dia sendiri tidak ingat gender-nya”. Jawabku.
“Hahaha, iya sih. Kemarin aja si Rin pas ketemu dia juga heran pas ketemu dengan istrimu. Bahkan bilangnya : masa cowok ganteng kayak gw kaw lupa sih? Dia bahkan bilang kalau dia itu cowok”. Orica says.
“Hahaha, bukan itu yang aku khawatirkan sih. Itu ga masalah. Masalahnya adalah pada si Cocona. Dia emang anak yang nakal. Wajahnya itu lho kayak kepiting rebus”. Jawabku.
“Hihi, emang dia lucu banget ya kalo nangis. Dia kan anakmu”. Orica says.
“Hmm, kalau saja tadi Suiren ada, mungkin aku bakal ajak dia. Tapi emang kaw selalu beruntung untuk urusan seperti ini”. kataku.
“Yah, kok kamu gitu sih? Berarti aku cuma buat serep dong…”. Orica says.
“Hahaha…..cuma bercanda. Bagiku, kalian berdua sangat penting. Kita semua teman.” Jawabku.
Setelah percakapan yang sangat panjang, akhirnya kamipun pulang. Malam yang cukup menyenangkan, aku melakukan kencan uji coba dengan Orica. Kencan yang sebenarnya akan segera dengan seseorang yang sudah aku pilih. Sekian cerita malam mingguan ini.
Incoming search terms for the article:
- kata malam minggu
- malam minggu kencan
- cerita malam minggu
- kencan malam mingguan
- kencan di pizza hut
- kata-kata malam minggu
- kata-kata buat malam minggu
- kata untuk malam minggu
- kata malem minggu
- kata malam minggu lucu
- Cerita kencan dimalam minggu
- kata kata maming malam minggu
- kata buat malam mingguan
- hati hati malam minggu buat para gadis
- curahan hati kerinduan
- Cewek ajak kencan ditangerang
- beruang rebus
Related posts:

March 23rd, 2009
Exelinca
Posted in 
Baru tahu ada kencan uji coba hehehehe